Hessa Perlompongan (Humas). Dalam upaya memastikan taraf kesehatan dan kebugaran tenaga pendidik guna mendukung proses belajar mengajar yang optimal, jajaran guru beserta staf administrasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif ini difasilitasi langsung oleh tim medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Hessa Air Genting, pada Selasa 21 Juli 2026 Kabupaten Asahan.Jumat (07/08/2026)
Program CKG yang merupakan inisiatif langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ini menyasar berbagai kelompok usia berbasis siklus hidup, tak terkecuali para tenaga pendidik sebagai kelompok usia dewasa yang membutuhkan perlindungan kesehatan paripurna.
Pemeriksaan yang berlangsung tertib dan sistematis ini mencakup serangkaian skrining medis penting. Tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Hessa Air Genting melakukan pengecekan secara mendetail, mulai dari penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, cek kadar gula darah, kolesterol, hingga skrining kesehatan mental dasar dan ketajaman indera.
Para guru MIN 5 Asahan tampak sangat proaktif dan antusias mengikuti alur pemeriksaan. Tidak hanya sekadar diperiksa, mereka juga memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi langsung dengan dokter dan perawat yang bertugas mengenai pola makan, manajemen stres, dan keluhan fisik yang kerap dirasakan.
Kehadiran program CKG ini dinilai sangat bermanfaat, mengingat rutinitas tenaga pendidik yang padat seringkali membuat mereka mengesampingkan jadwal pemeriksaan kesehatan berkala.
“Kami sangat mengapresiasi pelayanan dan langkah jemput bola yang dilakukan oleh tim Puskesmas Hessa Air Genting. Melalui program Cek Kesehatan Gratis ini, para guru dapat mendeteksi dini kondisi tubuhnya masing-masing. Jika guru-guru sehat secara fisik dan mental, tentu penyampaian materi pelajaran dan pelayanan kepada peserta didik di madrasah akan jauh lebih prima dan maksimal,” ungkap salah satu perwakilan pihak MIN 5 Asahan.
Sementara itu, perwakilan tim kesehatan dari Puskesmas Hessa Air Genting menjelaskan bahwa pelaksanaan CKG ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Diharapkan dari hasil skrining ini, apabila ditemukan faktor risiko atau gejala awal penyakit tidak menular—seperti hipertensi atau diabetes—para pendidik dapat segera mendapatkan rujukan penanganan medis lebih lanjut serta edukasi gaya hidup sehat secara berkesinambungan.
Kegiatan kolaboratif lintas sektoral antara bidang pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Asahan ini diharapkan dapat terus berlanjut menjadi agenda rutin. Tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat dari para pendidik merupakan aset paling berharga dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul di masa mendatang.(nm)
