Kisaran (Humas). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan menggelar kegiatan pelepasan bagi murid kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 secara sederhana namun tetap berlangsung penuh kehangatan dan makna di aula terbuka MAN Asahan, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si, para wakil kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta segenap murid kelas XII. Meskipun dilaksanakan tanpa kemewahan, suasana haru, kebersamaan, dan kekeluargaan tetap terasa sepanjang rangkaian acara berlangsung.
Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan murid kepada pihak madrasah sebagai bentuk rasa terima kasih atas bimbingan, perhatian, dan pendidikan yang telah diberikan selama menempuh pendidikan di MAN Asahan. Kegiatan semakin meriah dengan berbagai penampilan dari murid-murid MAN Asahan yang menampilkan bakat dan kreativitas mereka di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan tidak harus dilaksanakan secara mewah, namun yang paling utama adalah nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan kepada guru serta warga madrasah.
“Kesederhanaan tidak mengurangi makna dari sebuah perpisahan. Yang paling penting adalah bagaimana ananda semua dapat menjaga silaturahmi, menghormati guru, serta terus melanjutkan perjuangan untuk meraih cita-cita di masa depan,” ujar Elda Ayumi.
Elda Ayumi juga berpesan agar seluruh lulusan MAN Asahan mampu menjadi generasi yang unggul, siap berkarya, siap mendunia, serta tetap memiliki akhlak mulia, disiplin, dan mampu membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
“Jadilah generasi MAN Asahan yang unggul dan percaya diri dalam menghadapi masa depan. Teruslah berkarya, raih prestasi setinggi mungkin, dan tunjukkan bahwa lulusan MAN Asahan mampu bersaing serta membawa nama baik madrasah di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.
Sementara itu, perwakilan murid kelas XII, M. Wahid Masruri, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dan membimbing mereka selama berada di MAN Asahan. Ia mengatakan bahwa masa tiga tahun di MAN Asahan menjadi perjalanan penuh pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang tidak terlepas dari peran serta perjuangan para guru.
“Perpisahan ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada bapak dan umi guru atas segala perjuangan dan ketulusan dalam mendidik kami. Semoga kami dapat terus menjaga silaturahmi, membawa nama baik almamater, dan menjadi generasi Qur’ani, berprestasi, serta peduli lingkungan,” ungkap Wahid.
Melalui kegiatan pelepasan sederhana ini, MAN Asahan berharap para lulusan tetap menjunjung tinggi nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan sebagai bagian dari karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di madrasah. (wd)





