PKKM 2026, Kepala MAN Asahan Paparkan Capaian Kinerja Empat Tahun

0
13

Kisaran (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si., mengikuti kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Tertutup MAN Asahan, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Kepala Madrasah yang Profesional, Berintegritas, dan Berdaya Saing untuk Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia.” Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA., sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Dr. Hj. Rifnatul Hasanah Harahap, S.Ag., M.H., bersama tim penilai, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Asahan, Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom., Pengurus Komite MAN Asahan, para Wakil Kepala Madrasah (WKM), serta guru dan tenaga kependidikan MAN Asahan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan PKKM sebagai instrumen evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepala madrasah.

Dalam bimbingan dan arahannya, Kakankemenag Asahan menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam PKKM adalah aspek manajerial kepala madrasah. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya terlihat dari kemampuan mengelola lembaga, tetapi juga dari kemauan untuk terus mengembangkan potensi diri serta membina guru secara optimal. Kepemimpinan yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang mendorong peningkatan kualitas dan dedikasi para pendidik.

“Ukuran keberhasilan seorang pemimpin dapat dilihat dari sejauh mana ia mampu mengembangkan potensi dirinya dan mengelola lembaga yang dipimpinnya. Tidak kalah penting, bagaimana kepala madrasah memberikan pembinaan yang optimal kepada guru-guru. Kepemimpinan yang kuat akan melahirkan pendidik yang berkualitas, profesional, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya,” ujar Abdul Manan.

Sementara itu, Ketua Tim Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Rifnatul Hasanah Harahap, menjelaskan bahwa pelaksanaan PKKM dilakukan melalui proses pengumpulan dan verifikasi data secara objektif dan komprehensif. Data yang dihimpun menjadi acuan dalam melihat sejauh mana program kerja kepala madrasah telah direncanakan, dilaksanakan, dan memberikan dampak terhadap pengembangan madrasah. Setiap dokumen dan bukti fisik yang diverifikasi juga menjadi bagian penting dalam menggambarkan realisasi program kerja selama satu periode kepemimpinan.

“Penilaian ini dilakukan melalui pengumpulan data yang objektif dan komprehensif. Setiap data, dokumen, dan bukti fisik yang diverifikasi menjadi acuan untuk melihat realisasi program kerja kepala madrasah selama satu periode. Karena itu, proses penilaian harus dilaksanakan secara transparan dan berdasarkan kondisi riil yang ada di lapangan,” ungkap Rifnatul.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala MAN Asahan, Elda Ayumi diberikan kesempatan untuk mempresentasikan capaian kinerjanya di hadapan tim penilai. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, Elda Ayumi memaparkan berbagai data dan pencapaian kinerja yang telah dilaksanakan selama empat tahun menjalankan tugas sebagai Kepala MAN Asahan. Presentasi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program, pengelolaan madrasah, serta berbagai upaya pengembangan yang telah dilakukan.

Selesai kegiatan penilaian, Elda Ayumi menyampaikan bahwa PKKM tidak semata-mata menjadi agenda evaluasi, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi terhadap berbagai program dan capaian yang telah dilaksanakan. Ia berharap hasil penilaian dapat memberikan masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas tata kelola dan pengembangan MAN Asahan. Evaluasi tersebut selanjutnya diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun strategi pengembangan madrasah yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kami berharap pelaksanaan PKKM Tahun 2026 ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan perbaikan secara berkelanjutan. Setiap hasil evaluasi dan masukan dari tim penilai akan menjadi bahan penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah serta menyusun strategi pengembangan MAN Asahan ke depan agar semakin maju, bermutu, dan mendunia,” harap Elda Ayumi. (wd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here