Kisaran (Humas) Dengan semangat tinggi dan kedisiplinan yang mulai tertanam kuat, Sebanyak 13 Pasukan Polisi Cilik (Pocil) dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan resmi memulai sesi latihan rutin gabungan di halaman Satlantas Polres Asahan. Latihan ini merupakan bagian dari persiapan intensif menuju ajang bergengsi Lomba Polisi Cilik Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Senin (26/05/2025)
Kegiatan latihan yang dimulai sejak awal Mei 2025 ini merupakan hasil kerja sama antara pihak MIN 10 Asahan dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Asahan sebagai pembina utama Pocil tingkat kabupaten. Latihan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu dan dipusatkan di lapangan Satlantas yang memiliki fasilitas lengkap dan instruktur berpengalaman.
Pocil merupakan program pembinaan anak usia sekolah yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan cinta terhadap tata tertib berlalu lintas. Kepala MIN 10 Asahan,Sartiji S.Pd.I.,MM kepala madrasah, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam program Pocil bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter anak-anak agar menjadi generasi yang tertib dan cinta tanah air.
“Melalui program Pocil ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, serta wawasan kebangsaan sejak dini. Latihan bersama di Satlantas ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mengasah kemampuan anak-anak kami dalam suasana yang lebih profesional dan kompetitif,” ujarnya.
Para anggota Pocil MIN 10 Asahan mendapatkan pelatihan langsung dari pelatihyang sudah berpengalaman membina tim Pocil dari berbagai sekolah. Pelatihan mencakup berbagai materi, mulai dari baris-berbaris, variasi formasi gerak, peraturan lalu lintas, hingga etika sopan santun sebagai cerminan teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
pelatih pocil polres Asahan, Muhmmaad Rizki S.Pd, menyampaikan bahwa anak-anak MIN 10 Asahan menunjukkan semangat dan perkembangan luar biasa sejak hari pertama latihan. “Mereka cepat tanggap dan memiliki potensi yang besar. Dengan latihan yang konsisten dan dukungan penuh dari sekolah dan orang tua, saya yakin mereka bisa bersaing di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Lomba Pocil tingkat Provinsi Sumatera Utara dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan tahun 2025. Ajang ini menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa melalui pola pelatihan semi-militer yang dikemas secara edukatif.
MIN 10 Asahan sendiri telah beberapa kali mengirimkan perwakilan Pocil untuk mengikuti kegiatan serupa di tingkat kabupaten dan mendapatkan apresiasi positif. Tahun ini, mereka menargetkan hasil yang lebih tinggi dengan persiapan yang lebih matang dan terstruktur.
Salah satu anggota Pocil, Apif, siswa kelas IV MIN 10 Asahan, mengaku bangga bisa terlibat dalam tim Pocil sekolahnya. “Latihannya memang capek, tapi seru. Kami belajar kerja sama, disiplin, dan jadi lebih percaya diri,” katanya sambil tersenyum.
Keberhasilan tim Pocil tentu tidak lepas dari peran serta orang tua dan pihak sekolah. Mereka memberikan dukungan penuh baik secara moril maupun logistik selama proses latihan dan persiapan perlombaan. Sekolah juga aktif menyediakan sarana pendukung seperti seragam latihan, konsumsi, dan transportasi ke lokasi pelatihan.
Dengan semangat tinggi, kerja keras, dan sinergi antara sekolah, kepolisian, dan orang tua, Pocil MIN 10 Asahan optimis mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Asahan di tingkat provinsi.(na)





