Hessa Perlompongan (Humas). Kamis 16 Oktober 2025 ,Semangat dan semarak membahana dari halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan, di mana puluhan siswa dengan antusiasme tinggi mengikuti latihan rutin drum band. Kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi salah satu kebanggaan sekolah ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bakat, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama tim sejak dini.
Latihan drum band di MIN 5 Asahan bukan sekadar kegiatan biasa. Ini adalah sebuah proses pembinaan yang komprehensif. Para anggota yang tergabung, yang berasal dari kelas tiga hingga kelas enam, tidak hanya belajar tentang not balok dan ketukan, tetapi juga tentang pentingnya kekompakan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Setiap anggota memiliki peranan krusial, mulai dari mayoret yang memimpin formasi, pemain senar drum yang menjaga ritme, hingga pemain bellyra yang memberikan melodi.
Kepala MIN 5 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat yang ditunjukkan oleh para siswa dan pembina. Menurutnya, kegiatan drum band memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter siswa yang sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
“Kegiatan drum band ini adalah miniatur dari kehidupan sosial yang nyata. Di dalamnya, anak-anak belajar lebih dari sekadar musik. Mereka belajar tentang pentingnya disiplin untuk mencapai harmoni, tanggung jawab terhadap peran masing-masing, dan yang terpenting adalah kerja sama tim,” ungkap Tohiruddin saat ditemui di ruang kerjanya.
Jadwal latihan telah disusun secara sistematis agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar utama. Latihan intensif biasanya dilaksanakan dua kali dalam seminggu. Menjelang kompetisi atau penampilan khusus, frekuensi latihan akan ditingkatkan. Para siswa menunjukkan komitmen yang luar biasa, terbukti dari tingkat kehadiran mereka yang tinggi dan semangat yang tidak pernah surut meskipun harus mengorbankan waktu bermain mereka.
Para orang tua siswa juga memberikan dukungan yang tidak sedikit. Mereka secara sukarela membantu dalam penyiapan kostum, konsumsi saat latihan tambahan, hingga memberikan dukungan moral langsung saat anak-anak mereka tampil. Kolaborasi yang apik antara sekolah, pelatih, siswa, dan orang tua menjadi kunci utama kesuksesan tim drum band MIN 5 Asahan.
Tim drum band MIN 5 Asahan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan mampu berjalan seimbang antara pengembangan intelektual dan pembinaan karakter. Melalui derap langkah dan alunan musik yang penuh semangat, mereka siap untuk terus belajar, berkembang, dan mengharumkan nama almamater tercinta.(nm)





