Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan kembali menggelar kegiatan rutin Jumat Berkah yang penuh makna. Pada Jumat ini, suasana madrasah terasa lebih syahdu dan inspiratif dengan adanya sesi pidato keagamaan yang memukau serta lantunan shalawat bersama-sama yang menggema, melibatkan seluruh siswa, guru, dan staf madrasah.Jumat (31/10/2025).
Kegiatan dimulai sejak pagi hari . Seluruh elemen madrasah berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti sesi pidato yang bertema” Niat “. Pidato kali ini dibawakan oleh salah satu siswa berprestasi, Jeni Calista (Kelas IV-B), yang telah menunjukkan bakat luar biasa dalam beretorika dan menyampaikan pesan-pesan moral.
Dalam pidatonya yang lugas dan berapi-api, Jeni menekankan pentingnya kejujuran sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter seorang Muslim sejati.
“Niat sangat penting dalam fiqih disebutkan bahwa segala macam ibadah tergantung pada niatnya, kalau tidak melalui niat maka tidak sah ibadahnya,” ujar Jeni disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Kepala MIN 5 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., MM., turut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pidato yang disampaikan. Beliau menjelaskan bahwa program pidato rutin setiap Jumat ini merupakan bagian integral dari upaya madrasah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan dan karakter Islami yang kuat.
“Kami ingin setiap siswa MIN 5 Asahan tidak hanya pandai menghafal, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu agamanya, salah satunya melalui kemampuan berbicara di depan umum dan menyampaikan pesan kebaikan,” ujar beliau.
Puncak dari kegiatan Jumat Berkah adalah sesi membaca shalawat bersama-sama. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh guru bidang studi Fikih, dengan khidmat melantunkan beberapa jenis shalawat pilihan, seperti Shalawat Nariyah dan Shalawat Badar.
Suara ratusan siswa yang bersatu dalam melantunkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW menciptakan suasana spiritual yang mendalam. Para guru terlihat terharu dan ikut larut dalam zikir serta doa. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen untuk menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada Rasulullah SAW dan menghidupkan sunnah di hari yang paling mulia, yaitu Hari Jumat.
Kegiatan Jumat Berkah di MIN 5 Asahan ini ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta memohon keberkahan untuk madrasah, para guru. Dengan kombinasi kegiatan edukatif seperti pidato dan kegiatan spiritual seperti pembacaan shalawat, MIN 5 Asahan membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Diharapkan, melalui kegiatan rutin ini, semangat keislaman dan akhlak mulia siswa-siswi MIN 5 Asahan akan terus terpelihara, menjadikan madrasah ini sebagai pusat pembinaan karakter yang unggul di Kabupaten Asahan.(nm)





