MIN 10 Asahan Gelar Kegiatan Ekstrakurikuler Rutin: Bentuk Karakter dan Tambah Wawasan Siswa

0
269

Kisaran (Humas) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Melalui pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler secara rutin, madrasah yang terletak di Jalan Prof. Dr. Sumantri, Kecamatan Kisaran Timur ini berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, menambah wawasan, sekaligus membangun karakter positif sejak dini, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ekstrakurikuler di MIN 10 Asahan telah menjadi agenda tetap setiap minggunya. Beragam kegiatan ditawarkan kepada para siswa, mulai dari seni hadrah, tari tradisional, pramuka, pencak silat, tahfiz Al-Qur’an, hingga drumband. Setiap kegiatan tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama dalam diri peserta didik.

Kepala MIN 10 Asahan, Bapak Sartiji, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari pembelajaran di madrasah. “Anak-anak tidak cukup hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung. Mereka juga harus belajar bersosialisasi, berani tampil, serta mengenal potensi diri. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, mereka bisa mengasah kreativitas dan rasa percaya diri,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan ekskul bersama siswa.

Setiap kegiatan ekstrakurikuler dirancang agar siswa tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga berkembang secara mental dan spiritual. Misalnya, dalam ekskul hadrah dan tari tradisional, siswa diajarkan untuk mencintai budaya lokal dan nilai-nilai Islam melalui musik dan seni. Sementara ekskul pramuka dan pencak silat mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa. Salah satu peserta, Syifa Ayudya Kurniawan, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan renang dan pramuka di madrasah. “Saya jadi lebih berani dan punya banyak teman. Latihan setiap minggu memang melelahkan, tapi seru. Apalagi kalau bisa ikut lomba,” ujarnya penuh semangat.

Selain melatih keterampilan, kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi wadah bagi siswa MIN 10 Asahan untuk menorehkan prestasi. Dalam beberapa kesempatan, siswa-siswi madrasah ini berhasil meraih penghargaan di bidang olahraga dan seni. Salah satunya, Syifa berhasil membawa pulang tujuh medali dalam ajang renang tingkat Deli Serdang pada tahun 2025. prestasi yang menjadi kebanggaan seluruh civitas madrasah.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di MIN 10 Asahan tidak lepas dari peran serta seluruh guru dan dukungan orang tua siswa. Guru-guru berperan aktif sebagai pembina ekskul, mendampingi siswa mulai dari tahap latihan hingga tampil dalam berbagai kegiatan madrasah, seperti peringatan Hari Santri, Maulid Nabi, dan kegiatan tematik “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.

Bapak Sartiji menambahkan bahwa madrasah selalu berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. “Kami ingin anak-anak belajar dengan hati gembira. Ekstrakurikuler menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan karakter Islami di lingkungan madrasah,” tuturnya.

Pihak madrasah juga berupaya terus meningkatkan fasilitas untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler. Lapangan olahraga diperbaiki, ruang seni ditata ulang, serta jadwal kegiatan diatur agar tidak mengganggu proses belajar mengajar di kelas. Dengan demikian, siswa dapat berpartisipasi aktif tanpa merasa terbebani.

Kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan secara rutin bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi bagian integral dari visi MIN 10 Asahan untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berbudaya. Melalui kegiatan seperti hadrah, tari tradisional, dan pencak silat, siswa dikenalkan dengan nilai-nilai luhur bangsa, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Sementara melalui kegiatan seperti pramuka, tahfiz, dan olahraga, siswa ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh, jujur, dan berdisiplin tinggi. Pendekatan holistik ini menjadikan MIN 10 Asahan sebagai salah satu madrasah ibtidaiyah yang terus berinovasi dalam pengembangan karakter dan wawasan peserta didiknya.

Ke depan, MIN 10 Asahan berencana memperluas jenis kegiatan ekstrakurikuler, termasuk bidang teknologi dan literasi digital. Dengan perkembangan zaman yang serba cepat, madrasah menyadari pentingnya memberikan bekal keterampilan abad ke-21 kepada siswa, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan moral yang menjadi dasar pendidikan madrasah.

“Insyaallah, kami ingin anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam pelajaran agama, tapi juga melek teknologi, mampu beradaptasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia,” ujar Kepala Madrasah optimistis.

Dengan semangat kebersamaan, dukungan seluruh guru, orang tua, dan masyarakat sekitar, MIN 10 Asahan terus tumbuh menjadi madrasah yang inspiratif ,tempat di mana pendidikan, budaya, dan karakter menyatu dalam harmoni kegiatan ekstrakurikuler yang penuh makna.(na)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here