Pertahanan (Humas)-Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, guru kelas V dengan penuh kesabaran, mengajarkan para siswa membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk karakter religius serta menambahkan nilai-nilai spritual kepada peserta didik.Senin(10/11/25)
Dengan metode yang sederhana dan penuh keteladanan, Mawaddah Sima mendampingi siswa satu persatu dalam mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj, serta melatih kelancaran membaca. Meskipun membutuhkan waktu dan kesabaran, suasana kelas tampak hangat dan penuh semangat. Siswa-siswi kelas V mengikuti kegiatan dengan antusias, bahkan saling membantu teman yang masih belum lancar.
Mawaddah Sima, S,Pd mengatakan, “Belajar membaca Al-Qur’an tidak bisa terburu-buru. Harus dengan hati yang tenang dan niat yang tulus, agar siswa-siswi kelas V benar-benar memahami dan mencintai kitab suci ini.”tutur Mawaddah Sima dengan senyum sabar
Kepala Madrasah Dr. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag,M.A memberikan apresiasi terhadap dedikasi guru dan semangat para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya membaca Al-Qur’an sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Dr. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag,M.A.”Saya sangat bangga dengan usaha guru-guru MIN 7 Asahan yang terus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak-anak. Ini bukan hanya kegiatan belajar membaca, tetapi juga pendidikan karakter dan hati. Madrasah akan terus mendukung program ini agar siswa-siswi MIN 7 Asahan tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.”ujar Hadi Rafitra Hasibuan
Kegiatan membaca Al-Qur’an ini diharapkan menjadi kebiasaan baik yang melekat dalam diri siswa, sehingga kelak mereka tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.






