Guru Kelas Empat MIN 7 Asahan Mengembangkan Keterampilan Siswa dengan Menerapkan Ucapan Tabbiyah

0
140

Pertahanan (Humas)- Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan untuk menumbuhkan karakter religius sekaligus mengasah kreativitas peserta didik, guru kelas empat melaksanakan kegiatan keterampilan dengan menerapkan nilai-nilai ucapan thayyibah di ruang kelas empat. Selasa (11/11/25)

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memadukan aspek spiritual dan keterampilan praktis, sehingga siswa-siswi kelas empat tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki budi pekerti dan akhlak yang baik.

 

Kegiatan keterampilan kali ini mengajak para siswa-siswi untuk membuat berbagai karya sederhana menggunakan bahan-bahan bekas yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan madrasah maupun rumah. Sebelum kegiatan dimulai, Nuraini Dewi,S.Pd terlebih dahulu membimbing siswa dengan membiasakan ucapan thayyibah , seperti mengucapkan Bismillah sebelum bekerja, Alhamdulillah setelah selesai, dan saling mengucapkan, MasyaAllah ketika melihat hasil karya teman-temannya Assalamu’alaikum serta Terima kasih kepada teman dan guru.

 

Nuraini Dewi,S.Pd menyatakan, “Melalui kegiatan ini, saya ingin menanamkan kebiasaan baik kepada siswa-siswi agar setiap aktivitas yang dilakukan selalu diawali dengan doa dan disertai ucapan yang baik,” ujar Nuraini Dewi

Ia menambahkan bahwa penerapan ucapan thayyibah bukan hanya sebatas rutinitas, tetapi menjadi bagian dari pembiasaan karakter Islami yang tertanam dalam keseharian siswa.

Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan keterampilan ini. Mereka bekerja sama dalam kelompok kecil, saling membantu, dan berkomunikasi dengan sopan menggunakan ucapan thayyibah yang sudah diajarkan. Selain itu, siswa juga dilatih untuk bertanggung jawab atas kebersihan serta kerapian hasil karya masing-masing.

Salah seorang siswa mengungkapkan rasa senangnya karena kegiatan ini membuat mereka lebih semangat belajar. “Kami senang bisa membuat karya sendiri sambil belajar mengucapkan doa dan kata-kata baik. Guru juga selalu mengingatkan agar tidak lupa mengucapkan Bismillah,” ujar Roky dengan penuh semangat.

Kepala madrasah Dr. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag.M.A turut memberikan apresiasi atas kreativitas guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis karakter. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kecakapan hidup siswa.

“Kami sangat mendukung inovasi para guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter Islam ke dalam setiap kegiatan belajar. Dengan ucapan thayyibah , anak-anak belajar menghormati, bersyukur, dan menyadari bahwa setiap aktivitas adalah bagian dari ibadah,” tutur Kepala Madrasah

Melalui kegiatan keterampilan yang disertai penerapan ucapan thayyibah ini, diharapkan siswa tidak hanya terampil dalam berkarya, tetapi juga memiliki kebiasaan baik dalam berucap dan berperilaku. Pembelajaran seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan di madrasah tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter Islami yang kuat pada diri peserta didik. (ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here