Asahan (Humas). Education Management Information System (EMIS) merupakan sistem informasi yang digunakan oleh Kementerian Agama untuk mendata lembaga pendidikan keagamaan seperti madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan yang berfungsi untuk menyediakan dan mengelola data yang diperlukan untuk perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan bagi pemerintah. Hal ini sejalan dengan pernyataan HD Emis Kabupaten Asahan Muri Hamdani bahwa semua data siswa harus valid agar tidak ada lagi kesalahan pada ijazah siswa tersebut nantinya.
“Semua data siswa kita harus valid dan tidak ada kesalahan, semua titik koma harus ditulis dengan benar. Menurut peraturan terbaru apabila ada kesalahan pada data siswa maka bukan Kartu Keluarga (KK) siswa tersebut yang harus diganti, namun siswa tersebut harus datang ke sekolah asal ijazah tersebut dikeluarkan untuk membuat surat keterangan perubahan data agar sesuai dengan KK.” ungkap Muri.
Monev Emis dan Verval PD zona 5 dilakukan pada Jumat (14/11/2025) di MYs Pesantren An Ni’mah Asahan Kec. Rawang Panca Arga.Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Asahan Dr. Hj. Sri Mukhlis, S. Sos, M. I. Kom. beserta seluruh staf pendidikan madrasah Kemenag Asahan yagn diikuti oleh 24 Madrasah.
Kegiatan Monev pada zona ini diawali dengan sambutan dari pimpinan pondok pesantren An Ni’mah yang mengungkapkan betapa bahagianya beliau menjadi tuan rumah pada kegiatan ini, beliau mengenang perjuangan para guru guru madrasah sehingga ada kerinduan yang dirasakan ketika berjumpa. Beliau juga mendoakan semoga guru-guru semakin makmur, jaya dan terus semangat dalam memajukan pendidikan di madrasah.
Pada sambutan dan sekaligus pembukaan kegiatan Monitoring di zona 5 ini, Kasi Penmad Kemenag Asahan menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan karena ditemukan data-data yang tidak sesuai antara data pada Emis dan Verval PD.
“kegiatan Monitoring dan Evaluasi Emis dan Verval PD ini kita lakukan karena adanya aduan ataupun temuan bahwa masih banyaknya data siswa pada Emis namun tidak ditemukan pada Verval PD, adanya NIK ganda pada data siswa, ditemukannya siswa yang pada kenyataannya telah pindah ke sekolah lain namun data siswa tersebut masih ditemukan pada sekolah lama. Jadi kegiatan ini dilaksanakan agar kita mengetahui solusi terbaik apa yang dapat diambil agar semua data informasi siwa, guru, maupun madrasah dapat dikelola dengan baik” ujar sri.
Selain sebagai penyedia informasi mengenai data informasi pada madrasah, Sri Mukhlis menambahkan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan-bantuan ke madrasah yang membutuhkan juga melalui EMIS.
“adanya bantuan-bantuan dari Kementerian Agama Pusat ataupun Kantor Wilayah akan disalurkan berdasarkan informasi yang dikelola dan disediakan oleh madrasah pada EMIS madrasah tersebut. Apabila madrasah tersebut membutuhkan bantuan, maka akan terlihat pada sistem EMIS, semakin bagus pengisian EMIS, madrasah mengurut dan menguraikan apa saja yang dibutuhkan oleh madrasah, maka kemungkinan madrasah tersebut akan mendapatkan bantuan akan lebih besar” tambah Sri.
Sambutan dari Kasi Penmad ditutup dengan menyatakan bahwa Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Asahan tidak pernah melakukan tebang pilih dalam pelayanan kepada Madrasah.
“pelayanan di Penmad tidak pernah tebang pilih, baik madrasah swasta maupun madrasah negeri sama saja dalam hal pelayanan. Seksi Penmad Kabupaten Asahan akan terus berusaha melakukan yang terbaik dalam pelayanan kepada semua madrasah di kabupaten Asahan. Apabila Bapak Ibu merasakan ada yang kurang pada pelayanan dari Saya sebagai Kasi Penmad ataupun Staf Penmad tolong sampaikan kepada Saya.” tutupnya.
Kegiatan Monitoring pada zona 5 ini kedatangan tamu istimewa yaitu HD Provinsi Jhony Matondang. Beliau berpesan seluruh madrasah harus segera menyelesaikan seluruh data residu karena segera akan dilakukan penarikan data untuk ijazah melalui aplikasi PDUM.
“seluruh madrasah Bapak Ibu harus segera menyelesaikan Emis dan Verval PD. tidak boleh lagi ada data residu ataupun tidak valid, karena kemungkinan awal Desember atau Januari akan dilakukan penarikan data untuk ijazah melalui PDUM. Pastikan seluruh siswa Bapak Ibu memiliki NISN yang valid, dikarenakan kemungkinan pada tahun berikutnya bagi siswa yang tidak memiliki NISN maka tidak masuk lagi dalam hitungan BOS. (mhf)
Monitoring dan Evaluasi Emis dan Verval PD zona 5





