Hessa Perlompongan (Humas). Suasana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin 24 November 2025 ,tampak lebih sibuk dari biasanya. Seluruh elemen madrasah, mulai dari guru, staf, hingga ratusan peserta didik, terlibat dalam kegiatan gladi bersih. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan akhir menyambut pelaksanaan upacara dan perayaan Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November.
Gladi bersih yang dilaksanakan sejak pagi hari ini mencakup seluruh rangkaian acara, mulai dari tata laksana upacara bendera hingga pertunjukan seni tari, dan puisi,yang akan menjadi kado terindah bagi para pahlawan tanpa tanda jasa.
Fokus utama gladi bersih adalah memastikan kelancaran upacara bendera. Pada sesi gladi, para petugas upacara berlatih dengan serius, menyelaraskan setiap langkah dan aba-aba. Ketepatan waktu, kekompakan barisan, hingga teknik pengibaran bendera dilatih berulang kali untuk menjamin kekhidmatan acara puncak.
Setelah rangkaian upacara selesai, lapangan MIN 5 Asahan berubah menjadi panggung seni yang penuh warna. Puluhan peserta didik, mulai dari kelas rendah hingga kelas tinggi, tampil membawakan berbagai jenis tari-tarian daerah dalam sesi gladi bersih penampilan.
Penampilan tari ini merupakan wujud nyata apresiasi siswa terhadap jasa guru, sekaligus ajang unjuk bakat dan hasil pembinaan ekstrakurikuler madrasah.Peserta didik menampilkan keindahan gerak tarian dari berbagai suku di Indonesia, menanamkan nilai-nilai kebhinekaan sejak dini. Kelompok siswa lain membawakan tari kreasi modern yang energik dan penuh semangat, dengan musik yang didedikasikan khusus untuk menghormati peran guru.
Kepala MIN 5 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., memantau langsung jalannya gladi bersih dan memberikan arahan akhir. Beliau menyatakan kebanggaannya terhadap dedikasi para siswa dan guru pembimbing seni.
“Semua sudah hampir sempurna,gladi bersih ini adalah tahap untuk meminimalisir kesalahan. Kami sangat bangga melihat bagaimana anak-anak, dengan penuh kesungguhan, menyiapkan penampilan tari-tarian ini. Ini bukan sekadar pertunjukan, tapi ekspresi cinta tulus mereka kepada guru-guru,” ungkap Tohiruddin.
Gladi bersih ini menandai kesiapan total MIN 5 Asahan dalam menyambut HGN. Dengan persiapan yang matang baik dari sisi seremonial upacara maupun persembahan seni tari dari peserta didik, diharapkan perayaan Hari Guru Nasional tahun ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan kesan mendalam tentang pentingnya profesi guru dan menumbuhkan semangat belajar yang lebih tinggi di kalangan siswa.
Seluruh keluarga besar MIN 5 Asahan siap merayakan momen istimewa ini sebagai ajang penguatan karakter, apresiasi budaya, dan peneguhan komitmen pendidikan di lingkungan madrasah.(nm)





