Kisaran (Humas) Dalam upaya memastikan pelaksanaan ujian berbasis Computer Based Test (CBT) berjalan optimal, Kepala Madrasah MIN 10 Asahan, Sartiji S.Pd.I., M.M., didampingi Pengawas Madrasah, Rusmiani M.Pd., melakukan kunjungan langsung ke ruang kelas 4 dan 5 pada Kamis (4/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring rutin yang bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis, kelancaran pelaksanaan, serta kenyamanan peserta didik selama mengikuti ujian.
Kunjungan berlangsung sejak pagi, dimulai dengan pengecekan kesiapan perangkat laptop dan jaringan internet yang digunakan dalam pelaksanaan CBT. Kehadiran kepala madrasah dan pengawas madrasah disambut baik oleh para guru kelas yang sejak awal sudah mempersiapkan segala kebutuhan teknis demi terciptanya proses evaluasi yang profesional dan bebas dari kendala.
Dalam monitoring tersebut, Sartiji menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian berbasis CBT merupakan langkah strategis madrasah untuk meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran. Menurutnya, sistem berbasis komputer tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga mendorong mereka terbiasa dengan teknologi sejak dini.
“CBT menjadi bagian dari inovasi madrasah menuju pembelajaran yang lebih modern dan efisien. Kami ingin memastikan bahwa siswa benar-benar siap, nyaman, dan dapat mengikuti ujian tanpa tekanan ataupun hambatan teknis,” ujar Sartiji saat memberikan penjelasan kepada para guru.
Sementara itu, Pengawas Madrasah, Rusmiani M.Pd., memberikan apresiasi atas kesiapan MIN 10 Asahan dalam menyelenggarakan ujian dengan sistem CBT. Beliau menilai bahwa pelaksanaan berjalan tertib, siswa terlihat antusias, dan para guru menunjukkan koordinasi yang baik dalam memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal





