Pulu Raja (Humas). Perguruan Almanaar Pulu Raja menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu, bertempat di gedung pertemuan lantai dua Perguruan Almanaar. Acara berlangsung khidmat dengan menghadirkan penceramah tamu, Al-Ustadz Syafrial, dari Damuli, Labuhan Batu Utara.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan secara merdu oleh Fitra Ramadhani Siagian, didampingi oleh Dea sebagai pembaca sari tilawah. Suasana semakin religius saat murid-murid dari tingkat MTs dan MAS mengumandangkan shalawat Nabi secara bergantian, yang menambah kekhusyukan seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Masdi Manurung selaku pengurus yayasan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial, melainkan wadah pendidikan bagi murid untuk mengembangkan keterampilan beragama.
“Peringatan ini diharapkan menumbuhkan sikap senang beribadah, khususnya dalam menuntut ilmu dan mendirikan shalat. Keduanya adalah hal yang tidak dapat dipisahkan. Orang yang berilmu pasti akan shalat, dan shalat yang baik serta benar hanya bisa dilakukan dengan ilmu,” tegas Masdi.
Memasuki acara inti, Al-Ustadz Syahrial, S.Ag. dalam tausiyahnya menekankan bahwa shalat adalah fondasi utama dalam beragama dan menjalani kehidupan. Beliau sempat berinteraksi langsung dengan menanyakan kedisiplinan murid-murid dalam melaksanakan shalat Subuh.
Ustadz Syahrial juga memberikan pesan menyentuh mengenai bakti kepada orang tua. “Jika orang tuamu belum memiliki nama baik atau nama besar, maka kamulah yang harus membangun dan membesarkannya melalui prestasi dan akhlakmu. Jangan justru sebaliknya,” tandas beliau.
Disela sela acara Itu juga panitia memberikan hadiah kepada para murid murid yang memenangkan perlombaan yang dipertandingkan, seperti lomba MTQ, pidato, adzan, shalawat dan MHQ(sn)





