Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan kembali menggelar kegiatan rutin pengembangan bakat siswa pada Kamis pagi (05/02/2026). Namun, ada yang istimewa dalam pertemuan kali ini,lapangan madrasah berubah menjadi panggung orasi bagi dua siswa yang menyampaikan pidato inspiratif mengenai dua pilar karakter utama dengan tema lingkungan bersih dan kedisiplinan.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB ini dihadiri oleh, jajaran dewan guru, serta seluruh siswa kelas I hingga kelas VI. Program pidato mingguan ini merupakan bagian dari kurikulum muatan lokal untuk melatih kepercayaan diri serta kemampuan literasi dan retorika siswa di depan publik.
Tampil pertama, Khaira Anandya Syahrianto kelas IV-A, membawakan pidato berjudul Lingkungan Bersih, dengan suara yang lantang dan penuh semangat, ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa kebersihan lingkungan sekolah bukan hanya tanggung jawab penjaga sekolah, melainkan tugas kolektif seluruh warga madrasah.
“Teman-teman, jika kita melihat sampah berserakan di bawah meja atau di halaman, jangan menunggu guru yang memungutnya. Setiap sampah yang kita buang pada tempatnya adalah satu langkah menuju kecerdasan, karena lingkungan yang bersih akan menjernihkan pikiran kita dalam menyerap pelajaran,” ujar Kahira dalam orasinya.
Melanjutkan momentum tersebut, pembaca kedua Asyfa Nur’Azahra, naik ke atas panggung dengan membawakan tema yang tak kalah penting, yaitu Kedisiplinan. Ia menekankan bahwa disiplin bukanlah sebuah beban atau kekangan, melainkan bentuk ketaatan yang akan membuahkan keberhasilan di masa depan.
Dalam pidatonya, ia memberikan contoh-contoh sederhana namun bermakna, seperti hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai aturan, hingga disiplin dalam mengatur waktu antara bermain dan belajar di rumah.
“Disiplin adalah jembatan antara cita-cita dan pencapaian. Tanpa disiplin, kepintaran kita tidak akan membawa kita ke mana pun. Mari kita mulai disiplin dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang,” tegasnya yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.
Pihak Madrasah memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan kedua siswa tersebut. Salah satu guru yang bertugas pada hari itu menyatakan bahwa kegiatan ini sangat efektif karena pesan-pesan moral disampaikan langsung oleh sesama siswa sehingga lebih mudah diterima dan dicontoh oleh siswa lainnya.
“Melihat keberanian mereka berdiri di depan ratusan orang adalah sebuah prestasi luar biasa. Tema kebersihan dan kedisiplinan yang mereka angkat sangat relevan dengan visi MIN 5 Asahan dalam mencetak generasi yang berakhlak karimah dan berbudaya lingkungan,” ungkap beliau di akhir acara.
Kegiatan pidato hari Kamis ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh siswa untuk menjaga kebersihan kelas masing-masing serta mematuhi tata tertib madrasah. Melalui kegiatan rutin seperti ini, MIN 5 Asahan terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang tangguh bagi anak bangsa.(nm)





