Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akdemik (TKA) tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 22 dan 23 April 2026, ini menjadi barometer penting dalam mengukur capaian kompetensi siswa serta memetakan kondisi lingkungan belajar di madrasah.
Pelaksanaan tes ini bertujuan untuk mengukur capaian kurikulum serta memotret kondisi objektif proses belajar mengajar di lingkungan madrasah. Berdasarkan pantauan di lokasi, seluruh rangkaian ujian berjalan dengan tertib, khidmat, dan tetap mengedepankan integritas tinggi.
Sesi pertama dimulai dengan materi Matematika. Para siswa diuji kemampuannya dalam aspek numerasi, logika berpikir, serta pemecahan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Setelah jeda sesi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan Survei Karakter. Instrumen ini dirancang untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan moderasi beragama.
Pengawas melaporkan bahwa pada hari pertama, tingkat kehadiran siswa mencapai 100% dan para peserta menunjukkan kesiapan mental yang baik dalam menghadapi soal-soal berbasis penalaran.
Fokus utama hari kedua adalah materi Bahasa Indonesia. Siswa diuji dalam kemampuan literasi membaca, memahami teks bacaan secara kritis, serta kemampuan menuangkan gagasan secara sistematis.
Fokus utama hari kedua adalah materi Bahasa Indonesia. Siswa diuji dalam kemampuan literasi membaca, memahami teks bacaan secara kritis, serta kemampuan menuangkan gagasan secara sistematis.
Pelaksanaan TKA ini dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan evaluasi madrasah ke depannya.
Kepala MIN 5 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M.,menyampaikan bahwa hasil dari TKA ini tidak hanya sekadar angka di atas kertas, namun menjadi kompas bagi pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan sarana prasarana.
“Melalui materi Matematika dan Bahasa Indonesia, kita melihat sejauh mana kecakapan literasi dan numerasi siswa. Sementara melalui survei karakter dan lingkungan, kita memastikan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tapi juga wadah pembentukan akhlakul karimah dan lingkungan yang aman bagi anak,” ujar Tohiruddin
Melalui TKA ini, pihak MIN 5 Asahan berharap dapat memetakan kelemahan dan kekuatan siswa di setiap mata pelajaran. Hasil dari try out ini akan dijadikan bahan evaluasi bagi para guru untuk memberikan pendalaman materi tambahan sebelum ujian yang sesungguhnya dilaksanakan.
Kegiatan berakhir pada tanggal 23 April 2026 dengan situasi yang kondusif. MIN 5 Asahan terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis melalui penguasaan Matematika dan Bahasa Indonesia, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan peduli terhadap lingkungan belajarnya.(nm)
