Kisaran (Humas). Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom., secara resmi membuka kegiatan “Ngisi Bareng” (NGIBAR) Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan kolaboratif bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan ini diselenggarakan di Aula VIP Kantor Kemenag Asahan pada Senin (06/07/2026).
Program NGIBAR ini dikemas dalam bentuk pendampingan intensif untuk pengisian dokumen pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara bersama-sama. Guna memastikan akurasi dan validitas data yang diinput, pihak BPS Kabupaten Asahan menerjunkan langsung sejumlah perwakilannya untuk memberikan bimbingan teknis secara tatap muka kepada para peserta.
Dalam arahannya, Sri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kolaborasi ini. Ia menekankan betapa pentingnya kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 sebagai basis data nasional.
“Kegiatan NGIBAR ini sangat strategis agar pengisian dokumen pendataan berjalan lancar, tepat, dan minim kekeliruan. Kami berharap seluruh madrasah yang hadir dapat memanfaatkan pendampingan langsung dari BPS ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Sri.
Kegiatan pendampingan ini diikuti oleh delegasi dari 11 Madrasah Aliyah (MA) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kisaran Barat dan Kecamatan Kisaran Timur. Kehadiran para operator dan kepala madrasah ini diharapkan dapat mempercepat proses menyukseskan agenda satu dekade sekali dari pemerintah pusat tersebut.
Melalui pendampingan langsung dari para ahli statistik BPS, para peserta dipandu langkah demi langkah dalam memahami setiap indikator pertanyaan, sehingga data ekonomi yang dihasilkan dari sektor pendidikan madrasah di Kabupaten Asahan benar-benar akurat dan akuntabel. (mhf)
