Murid MAN Asahan Praktik Uji Enzim Katalase, Dukung Pembelajaran Sains yang Berdampak

0
2

Kisaran (Humas). Murid MAN Asahan melaksanakan praktikum Biologi dengan materi uji enzim katalase pada ekstrak hati ayam di Laboratorium Biologi MAN Asahan, Rabu (09/09/2026). Kegiatan tersebut dibimbing oleh guru Biologi, Indah Pratiwi, S.Pd. Praktikum dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran untuk memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam memahami cara kerja enzim di dalam tubuh.

Dalam kegiatan tersebut, murid menggunakan ekstrak hati ayam dan larutan hidrogen peroksida (H₂O₂) sebagai bahan percobaan. Murid mengamati reaksi yang terjadi setelah kedua bahan tersebut dicampurkan, termasuk munculnya gelembung yang menunjukkan terbentuknya gas oksigen. Hasil pengamatan kemudian dicatat sebagai bahan untuk menganalisis aktivitas enzim katalase.

Selain mengamati reaksi enzim katalase, murid mempelajari pengaruh kondisi tertentu terhadap kerja enzim. Percobaan dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat memengaruhi aktivitas enzim, seperti suhu dan tingkat keasaman atau pH. Dari hasil pengamatan tersebut, murid mengidentifikasi kondisi yang memengaruhi cepat atau lambatnya reaksi enzimatis.

Indah Pratiwi menjelaskan bahwa kegiatan praktikum memberikan kesempatan kepada murid untuk membuktikan konsep yang telah dipelajari melalui percobaan secara langsung. Menurutnya, murid melakukan beberapa tahapan, mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pengamatan, mencatat hasil percobaan, hingga menyusun kesimpulan. “Murid dapat melihat secara langsung bagaimana enzim katalase bekerja ketika bereaksi dengan hidrogen peroksida,” jelasnya. Ia berharap kegiatan praktikum dapat meningkatkan pemahaman murid sekaligus melatih keterampilan mereka dalam melakukan pengamatan dan analisis ilmiah.

Dalam pembelajaran tersebut, murid juga mengaitkan fungsi enzim katalase dengan proses yang berlangsung di dalam tubuh. Enzim katalase berperan menguraikan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen sehingga zat tersebut tidak menumpuk dan membahayakan sel. Pemahaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Biologi mengenai peran enzim dalam proses metabolisme makhluk hidup.

Kegiatan praktikum tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di madrasah yang mendukung Asta Protas Kementerian Agama, khususnya program keempat, yaitu Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi. Program tersebut merupakan salah satu dari delapan program prioritas Kementerian Agama yang diarahkan untuk menghadirkan pendidikan yang memberikan dampak bagi masyarakat. Pembelajaran berbasis praktik diharapkan dapat memperkuat kompetensi murid sekaligus mendorong proses belajar yang aktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan mereka.

Melalui pembelajaran berbasis praktikum, murid memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mengamati, melakukan percobaan, mengolah hasil pengamatan, dan menyusun kesimpulan. Kegiatan pembelajaran di Laboratorium Biologi MAN Asahan tersebut sekaligus memperkuat keterkaitan antara penguasaan konsep sains dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, praktikum tidak hanya memperkuat pemahaman materi, tetapi juga mendorong murid untuk berpikir kritis dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks nyata. (AQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here