Merajut Cinta kepada Rasulullah, MIN 1 Asahan Gelar Peringatan Maulid Nabi

0
8

Asahan (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Asahan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (19/09/2026) yang dipusatkan di Aula MIN 1 Asahan. Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi MIN 1 Asahan. Peringatan Maulid Nabi dilaksanakan sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan perilaku beliau dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, meriah, dan penuh nuansa religius sejak awal hingga akhir acara. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias.

Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol yang dibawakan oleh Alhadi Putra, S.Pd.I. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rika Latifah, S.Pd.I. Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut menambah suasana religius dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seluruh peserta menyimak pembacaan Al-Qur’an dengan penuh perhatian. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan agenda berikutnya sesuai susunan acara yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Selanjutnya, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, Nurhasima Hasibuan, S.Pd.I, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program madrasah dalam memperingati hari-hari besar Islam sekaligus memberikan pembelajaran keagamaan kepada para siswa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kepala madrasah, seluruh guru dan tenaga kependidikan, panitia, serta para siswa yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ia berharap seluruh peserta dapat mengambil hikmah dari kegiatan tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Asahan, Erma Suryana, S.Pd, menyampaikan sambutan kepada seluruh peserta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membentuk karakter dan akhlak yang baik. Ia menekankan bahwa siswa tidak hanya dituntut untuk memiliki prestasi akademik, tetapi juga harus memiliki sikap sopan, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan menghormati orang tua serta guru. Kepala madrasah juga mengajak para siswa untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan memperbaiki diri dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa sehingga nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sambutan kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan penampilan shalawat oleh siswa-siswi MIN 1 Asahan. Para siswa menampilkan lantunan shalawat dengan penuh semangat dan percaya diri di hadapan seluruh peserta. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian karena menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan keagamaan di madrasah. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenai nilai-nilai keislaman, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Suasana aula semakin semarak ketika para peserta turut menghayati lantunan shalawat yang dibawakan oleh siswa-siswi MIN 1 Asahan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Marhaban yang dibawakan oleh guru-guru MIN 1 Asahan. Para guru melantunkan Marhaban sebagai bentuk ungkapan kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Penampilan tersebut juga menjadi teladan bagi para siswa bahwa kecintaan kepada Rasulullah dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang bernuansa keagamaan. Para siswa tampak menyimak dan mengikuti rangkaian Marhaban dengan penuh perhatian. Kebersamaan antara guru dan siswa dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat suasana kekeluargaan dan religius dalam peringatan Maulid Nabi.

Acara inti kemudian diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Imam Rojali, S.H.I, yang diundang dari Tanjungbalai. Dalam ceramahnya, Ustadz Imam Rojali mengajak seluruh peserta untuk mengenal dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan sosok yang memiliki akhlak terpuji, seperti jujur, amanah, penyayang, sabar, rendah hati, dan menghormati sesama. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dengan mengucapkan shalawat, tetapi juga harus diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan akhlak beliau. Ia mengingatkan para siswa agar membiasakan diri berkata baik, menghormati guru, menyayangi teman, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ustadz Imam Rojali juga menyampaikan pesan penting mengenai kewajiban berbakti kepada kedua orang tua. Ia mengingatkan bahwa salah satu bentuk menghormati dan tidak durhaka kepada orang tua adalah melaksanakan perintah Allah SWT, terutama menjaga shalat lima waktu. Ia menjelaskan bahwa anak yang ingin berbakti kepada orang tua harus berusaha menjadi anak yang saleh, karena kebaikan seorang anak juga menjadi kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Para siswa diajak untuk tidak membantah orang tua, berbicara dengan sopan, membantu mereka, serta mendoakan keduanya. Ia juga menekankan bahwa shalat lima waktu harus dijaga sejak dini agar menjadi kebiasaan dan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim.

Lebih lanjut, Ustadz Imam Rojali mengajak seluruh siswa MIN 1 Asahan untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa pendidikan akhlak dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengucapkan salam, berkata jujur, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, menghormati orang yang lebih tua, serta menyayangi orang yang lebih muda. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak melupakan kewajiban kepada Allah SWT di tengah kesibukan belajar dan bermain. Menjaga shalat lima waktu, berbakti kepada orang tua, dan menghormati guru merupakan bagian dari upaya membentuk pribadi yang baik. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

Rangkaian kegiatan juga dirangkai dengan pengumuman pemenang lomba shalawat yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih oleh kelompok shalawat kelas 6A, Juara II diraih oleh kelas 4A, sedangkan Juara III diraih oleh kelas 5A. Pengumuman tersebut disambut dengan antusias oleh para siswa dan guru yang hadir di Aula MIN 1 Asahan. Hadiah untuk Juara I diserahkan langsung oleh Kepala MIN 1 Asahan, Erma Suryana, S.Pd, kepada perwakilan kelas 6A. Sementara itu, hadiah Juara II diserahkan oleh Ketua Panitia, Nurhasima Hasibuan, S.Pd.I, dan hadiah Juara III diserahkan oleh Marsudin, S.Ag, kepada masing-masing pemenang.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 1 Asahan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi momentum bagi warga madrasah untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada beliau. Melalui kegiatan tersebut, MIN 1 Asahan berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah kepada para siswa sejak dini. Pesan tentang akhlak, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta pentingnya menjaga shalat lima waktu diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang religius, santun, disiplin, dan berakhlak mulia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here