Peringati Maulid Nabi Muhammad, MAN Asahan Dorong Generasi Berakhlak dan Berjiwa Pemimpin

0
19

Kisaran (Humas). MAN Asahan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Aula Terbuka madrasah, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap warga MAN Asahan dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh nuansa religius. Mengusung tema “Mewujudkan Generasi yang Berakhlakul Karimah dan Berjiwa Pemimpin”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus membangun karakter murid.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan Raja Dedi Hermansyah sebagai penceramah. Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan Hadrah MAN Asahan dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara kemudian diisi dengan penampilan Korps Mubaligh MAN Asahan serta Teater Bintang MAN Asahan yang membawakan kisah Bilal bin Rabah yang bersedih setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Kepala MAN Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si., melalui Wakamad Akademik, Syahmiruddin Pane, S.Sos., MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk menjaga akhlak dan meneladani Rasulullah SAW. Menurutnya, akhlakul karimah harus menjadi landasan utama dalam kehidupan. Kepintaran tanpa akhlak, lanjutnya, tidak akan memberikan manfaat secara maksimal.

“Akhlakul karimah harus menjadi landasan utama dalam kehidupan. Kepintaran tanpa akhlak tidak akan memberikan manfaat yang maksimal. Semoga kegiatan hari ini menjadi langkah untuk membangun generasi muda yang berakhlakul karimah dan berjiwa pemimpin,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Dedi Hermansyah dalam ceramahnya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, Maulid Nabi menjadi momentum untuk menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui keteladanan dan upaya memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar adab ditempatkan di atas ilmu, karena ilmu yang tinggi tanpa akhlak tidak akan memberikan manfaat secara sempurna.

Dalam ceramahnya, Raja Dedi Hermansyah juga menyampaikan kisah Alqomah sebagai salah satu pelajaran tentang pentingnya berbakti kepada orang tua. Alqomah dikenal sebagai sosok yang alim dan rajin beribadah, namun mengalami kesulitan ketika menghadapi sakaratul maut. Kisah tersebut mengajarkan bahwa hubungan baik dengan orang tua dan memperoleh keridaan mereka merupakan hal penting dalam kehidupan seorang anak.

Rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba pidato tiga bahasa. Pemberian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi murid dalam mengikuti kegiatan yang telah dilaksanakan. Melalui kegiatan tersebut, MAN Asahan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir generasi yang berakhlakul karimah dan memiliki jiwa kepemimpinan. (wd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here