Peringati HUT ke-80 RI, MIN 5 Asahan Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Upacara Bendera Dan Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Yang Disampaikan Oleh Pembina Upacara

0
300

Hessa Perlompongan (Humas). Suasana khidmat dan penuh semangat kemerdekaan menyelimuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Minggu, 17 Agustus 2025. Seluruh siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul di lapangan, mengenakan pakaian seragam terbaik untuk merayakan hari bersejarah ini. Upacara tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) MIN 5 Asahan.

Sebelum acara inti dimulai, sorotan utama tertuju pada penampilan Paskibraka cilik MIN 5 Asahan. Dengan langkah tegap dan seragam rapi, mereka memasuki lapangan dan bersiap menjalankan tugas mulia. Prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan, diiringi alunan lagu “Indonesia Raya” yang dinyanyikan seluruh peserta upacara.

Setelah pengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan pidato yang dibacakan oleh pembina upacara, Popo Wartotpo, S.Pd.,  salah satu guru terbaik di MIN 5 Asahan. Guru tersebut membacakan pidato sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Tema pidato, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.

Pidato tersebut menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera. Melalui pendidikan yang berkualitas, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi tantangan global. “Kita harus bersatu dalam keberagaman, berdaulat dalam setiap langkah, agar rakyat kita sejahtera dan Indonesia bisa terus melaju,” kutipan pidato yang dibacakan. Para siswa tampak antusias mendengarkan, menunjukkan bahwa pesan-pesan penting ini tersampaikan dengan baik.

Dalam sambutannya Popo Juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran . “Saat ini, kita hidup di era di mana informasi dan pengetahuan tersedia di ujung jari. Oleh karena itu, sudah saatnya kita memanfaatkan teknologi digital sebagai alat untuk memperkaya proses belajar mengajar,teknologi bukan hanya alat bantu, melainkan sarana untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Popo juga menyampaikan rasa bangga atas semangat kebangsaan yang ditunjukkan oleh para siswa dan guru. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada tim Paskibraka yang telah berlatih keras.

“Semangat yang ditunjukkan hari ini adalah bukti bahwa kita semua berkomitmen untuk memajukan bangsa, dimulai dari lingkungan madrasah kita sendiri. Mari kita terus bergerak maju, bersatu, dan berdaulat demi Indonesia yang lebih baik,” ujar Popo.

Peringatan HUT ke-80 RI di MIN 5 Asahan tidak hanya menjadi upacara seremonial, tetapi juga momen refleksi dan penguatan komitmen untuk bersama-sama membangun bangsa melalui pendidikan. Acara ini menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah  untuk terus meneladani semangat juang para pahlawan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.(nm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here