MIN 5 Asahan Gelar Upacara Bendera: Pembina Tegaskan Pentingnya Akhlak Mulia Sebagai Pondasi Pendidikan

0
164

Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pagi ini, Senin (17/11/2025), menyelenggarakan upacara bendera rutin yang berlangsung khidmat di halaman madrasah. Upacara diikuti oleh seluruh siswa-siswi, dewan guru, serta staf tata usaha. Pembina upacara kali ini, Hemi Fazarinah Butar-Butar, S.Pd., menyampaikan amanat yang berfokus pada penanaman dan pengamalan akhlak mulia

Dalam amanatnya, Helmi menyoroti bahwa tujuan utama pendidikan Islam tidak hanya sebatas mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang luhur dan berbudi pekerti. Beliau menegaskan bahwa ilmu pengetahuan yang tinggi tanpa disertai akhlak mulia bagaikan pohon yang rindang namun tidak menghasilkan buah.dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.

“Anak-anakku sekalian, tujuan kalian bersekolah di madrasah ini bukan hanya untuk mendapatkan nilai 100 di rapor, tetapi yang jauh lebih penting adalah untuk memiliki akhlak yang baik ,hati yang bersih dan perilaku yang mulia,” ujar beliau.

Pembina menekankan pentingnya sikap hormat dan santun kepada guru dan orang tua. Sikap ini diwujudkan melalui cara berbicara yang sopan, mendengarkan nasihat, serta tidak menyela perkataan mereka. Guru adalah orang tua di sekolah yang mendidik ilmu, sementara orang tua di rumah mendidik kasih sayang. Keduanya harus dimuliakan.

Akhlak juga termasuk dalam hal-hal kecil, seperti menjaga kebersihan lingkungan madrasah dan kedisiplinan dalam menaati peraturan madrasah. Disiplin waktu dalam salat, belajar, dan masuk kelas mencerminkan pribadi yang menghargai waktu dan teratur.

Upacara bendera ditutup dengan pembacaan doa, memohon agar seluruh keluarga besar MIN 5 Asahan diberikan kekuatan untuk mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan adanya amanat yang mendalam ini, diharapkan seluruh siswa-siswi MIN 5 Asahan tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga menjadi pribadi-pribadi berakhlakul karimah yang siap berkontribusi positif bagi agama, nusa, dan bangsa. Kegiatan rutin seperti ini menjadi pengingat yang penting bahwa pendidikan karakter adalah inti dari proses pembelajaran di madrasah.(nm)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here