Kisaran (Humas). Lapangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan pagi itu dipenuhi semangat, rasa haru, dan kebanggaan. Seluruh warga madrasah mulai dari kepala madrasah, para guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik berkumpul untuk menggelar doa bersama dalam rangka melepas keberangkatan Ananda Hanif Zain Syah Butar Butar ke Jakarta. (12/11/2025)
Hanif akan mewakili Kabupaten Asahan sekaligus Provinsi Sumatera Utara dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Nasional 2025, yang akan digelar di Jakarta pada Kamis, 13 November 2025. Keberangkatan ini didampingi oleh Bapak Ardiansyah, S.Pd.I. selaku guru pembimbing, serta Kepala Madrasah, Bapak Sartiji, S.Pd.I., M.M., yang turut berangkat memberikan dukungan langsung.
Acara doa bersama dipimpin oleh pendidik MIN 10 Asahan Karimuddin Siregar S.Pd.I oleh salah satu siswa, dilanjutkan dengan sambutan penuh makna dari Kepala MIN 10 Asahan. Dalam sambutannya, Bapak Sartiji menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar Hanif dapat memberikan yang terbaik di tingkat nasional.
“Prestasi Hanif adalah buah dari kerja keras, doa, dan dukungan seluruh warga madrasah. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran, keselamatan, dan hasil terbaik untuk ananda Hanif di ajang Olimpiade Bahasa Arab Nasional 2025,” ujar beliau dengan penuh semangat.
Suasana haru menyelimuti lapangan ketika seluruh peserta doa bersama menengadahkan tangan, memanjatkan doa agar Hanif diberi kekuatan, kesehatan, dan keberhasilan. Para guru dan siswa tampak antusias, bangga memiliki perwakilan yang akan berlaga di tingkat nasional membawa nama baik madrasah.
Bapak Ardiansyah, S.Pd.I., selaku pendamping sekaligus pembimbing Hanif, turut memberikan pesan dan motivasi di hadapan siswa-siswi MIN 10 Asahan.
“Olimpiade ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga kesempatan untuk menunjukkan kecintaan kita terhadap Bahasa Arab bahasa Al-Qur’an. Jadilah peserta yang berakhlak, rendah hati, dan selalu berdoa. Insya Allah, hasil terbaik akan mengikuti,” ucapnya penuh harapan.
Acara pelepasan juga dimeriahkan dengan penampilan shalawat dari siswa-siswi MIN 10 Asahan yang menambah suasana semakin khidmat. Di akhir acara, seluruh guru dan siswa memberikan salam perpisahan, ucapan selamat, serta doa agar perjalanan menuju Jakarta berjalan lancar tanpa hambatan.
Bagi warga MIN 10 Asahan, keberangkatan Hanif bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol inspirasibagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, menjaga semangat belajar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islami di setiap langkah.
“Semoga Ananda Hanif membawa nama baik madrasah dan daerah, serta menjadi contoh bagi teman-temannya untuk terus berjuang dan tidak mudah menyerah,” tutup Bapak Sartiji dengan penuh bangga.
Dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan, seluruh keluarga besar MIN 10 Asahan melepas kepergian Ananda Hanif Zain Syah Butar Butar dengan doa terbaik. Semoga langkah kecil dari madrasah ini menjadi awal dari prestasi besar yang membanggakan di tingkat nasional.(na)





