Asahan, 2 Desember 2025 — MIS Bary Tarbiyah ikut serta dalam kegiatan Pembinaan/ Pelatihan Deep Learning Insersi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Administrasi Guru serta Kepala Madrasah Tingkat RA dan MI, yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan.
Kegiatan ini diikuti oleh 38 madrasah, terdiri dari 19 RA dan 19 MI. Seluruh peserta kegiatan merupakan binaan langsung dari Pengawas Madrasah, Ibu Sri Dewi Susanti, S.Pd.I. Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Ibu Nurjannah Ulfa, S.Pd.I selaku pembawa acara. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an disampaikan oleh Ibu Lijah, S.Ag, diikuti doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Hamid Hasibuan, S.Pd.I.
Pelatihan resmi dibuka oleh Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Asahan, Ibu Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos, M.I.Kom. Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas guru dan Kepala Madrasah dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada karakter peserta didik.
“Pendidikan berbasis cinta harus menjadi dasar utama, karena guru bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter dan masa depan generasi,” tegas beliau.
Materi inti disampaikan oleh Pengawas Madrasah, Ibu Sri Dewi Susanti, S.Pd.I, yang menjelaskan tentang konsep Deep Learning, implementasi kurikulum berbasis cinta, serta penyusunan administrasi guru dan madrasah yang efektif serta sesuai regulasi.
Dalam kegiatan ini, MIS Bary Tarbiyah mengirimkan dua perwakilan aktif yaitu: Bapak Rizky Muhardi, M.Pd.I sebagai Operator Kegiatan dan Ibu Siti Nurjanah, S.Pd.I sebagai Dokumentasi Kegiatan. Keduanya turut mendukung kelancaran teknis dan dokumentasi selama berlangsungnya acara.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Suasana pembinaan berjalan aktif, komunikatif, dan produktif dengan semangat kebersamaan dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar berkat kerjasama yang baik dari seluruh panitia maupun peserta, sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana sesuai
jadwal dan tujuan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh guru dan kepala madrasah, khususnya dari MIS Bary Tarbiyah, mampu mengimplementasikan konsep pembelajaran berbasis cinta, administrasi yang rapi, serta praktik deep learning dalam pembelajaran di kelas. (Tim Jurnalistik MIS Bary Tarbiyah)





