Asahan (Humas). Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Gebyar Pentas Seni, Selasa (16/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di MAN Asahan ini diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Asahan, para kepala madrasah, guru, pegawai, serta seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Asahan.
Gebyar Pentas Seni merupakan bagian dari rangkaian peringatan HAB Kemenag RI ke-80 yang bertujuan mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mengembangkan kreativitas ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi antarunit kerja, baik madrasah maupun KUA.
Beragam penampilan seni ditampilkan sebagai bentuk partisipasi aktif satuan kerja. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian dan mendapat apresiasi luas adalah pentas seni drama berjudul “Cinderelek” yang dibawakan oleh seluruh dewan guru MIN 8 Asahan, termasuk Kepala Madrasah. Penampilan tersebut menunjukkan kekompakan, kreativitas, serta totalitas para pendidik dalam mendukung kegiatan seni dan budaya.
Drama Cinderelék disajikan dengan alur cerita yang runtut dan penuh penghayatan, dikemas secara ringan dan humoris, sehingga mampu menciptakan suasana ceria. Adegan-adegan lucu yang ditampilkan berhasil mengundang tawa para hadirin, tanpa menghilangkan pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Sepanjang pementasan, suasana kegiatan berlangsung semarak. Tawa dan tepuk tangan meriah terdengar dari para peserta kegiatan sebagai bentuk apresiasi atas penampilan para guru MIN 8 Asahan. Keterlibatan Kepala Madrasah sebagai salah satu pemeran turut memberikan teladan akan pentingnya kebersamaan, kepemimpinan yang partisipatif, dan sinergi antarwarga Kementerian Agama.
Kepala Madrasah MIN 8 Asahan, Nasrun Amin, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Pentas Seni menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat pengabdian ASN Kementerian Agama Kabupaten Asahan.
“Melalui Gebyar Pentas Seni ini, kita tidak hanya menampilkan kreativitas dan bakat seni, tetapi juga mempererat kebersamaan antarASN, madrasah, dan KUA. Suasana ceria yang tercipta melalui penampilan seni ini menjadi energi positif untuk terus meningkatkan dedikasi, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa drama “Cinderelek” tersebut disusun oleh Safhira Amalia Br Lubis, S.Pd., dengan pengemasan cerita yang komunikatif, menghibur, dan sarat pesan moral, sehingga mudah diterima oleh seluruh peserta kegiatan.
Melalui kegiatan Gebyar Pentas Seni ini, Kementerian Agama Kabupaten Asahan berharap peringatan Hari Amal Bakti ke-80 dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat semangat pengabdian ASN Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.





