Kisaran (Humas) MIN 10 Asahan mengawali kegiatan belajar mengajar pada Jumat pertama di minggu awal masuk sekolah dengan melaksanakan kegiatan dzikir dan doa bersama yang berlangsung khidmat di halaman madrasah, Jumat pagi (9/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memulai tahun ajaran baru dengan penuh keberkahan.

Sejak pagi hari, suasana madrasah tampak berbeda dari biasanya. Lantunan dzikir dan doa menggema, menciptakan nuansa religius yang menyejukkan hati. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan, dipandu oleh guru agama, sementara para guru dan staf turut serta mendampingi.

Kepala Madrasah MIN 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan dzikir bersama ini merupakan agenda rutin madrasah yang dilaksanakan setiap awal masuk sekolah, khususnya pada hari Jumat. Menurut beliau, kegiatan ini memiliki makna penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik.

“Dzikir dan doa bersama ini kita laksanakan sebagai upaya memohon kepada Allah SWT agar seluruh kegiatan pembelajaran di MIN 10 Asahan berjalan dengan lancar, diberikan kemudahan, keselamatan, serta keberkahan. Selain itu, kami ingin menanamkan nilai-nilai religius kepada anak-anak sejak dini,” ujar Sartiji.

Lebih lanjut, Sartiji menjelaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan keimanan. Melalui kegiatan seperti dzikir bersama, siswa diharapkan mampu membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Kegiatan dzikir bersama diawali dengan pembacaan istighfar, shalawat, tahlil, serta doa keselamatan dan kelancaran belajar. Para siswa tampak antusias dan serius mengikuti setiap rangkaian acara. Momen ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kedisiplinan, dan ketenangan batin sebelum memulai kegiatan belajar di kelas.

Salah seorang guru menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi suasana belajar siswa. “Setelah dzikir bersama, anak-anak terlihat lebih tenang dan siap menerima pelajaran. Ini sangat membantu menciptakan iklim belajar yang kondusif,” tuturnya.

Dengan dilaksanakannya dzikir bersama di awal Jumat minggu pertama masuk sekolah, MIN 10 Asahan berharap seluruh warga madrasah dapat menjalani tahun ajaran baru dengan semangat, keikhlasan, dan keimanan yang kuat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlakul karimah.(na)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here