Hessa Perlompongan (Humas). Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan berlangsung dengan penuh khidmat dan kedisiplinan tinggi. Upacara yang digelar di lapangan utama madrasah pada pagi ini Senin (12/01/2026).dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah MIN 5 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M.,sebagai Pembina Upacara, serta diikuti oleh seluruh jajaran pendidik, tenaga kependidikan, dan ratusan siswa-siswi.
Dalam amanatnya, Kepala Madrasah mengawali dengan memberikan apresiasi yang tulus kepada para petugas upacara. Beliau menilai bahwa kualitas pelaksanaan upacara dari pekan ke pekan menunjukkan signifikan.
“Saya memperhatikan dengan saksama, mulai dari langkah tegap para pengibar bendera hingga kelantangan suara pemimpin upacara, semuanya sudah cukup baik, dan harus ditingkatkan lagi dengan latihan keras dan kedisiplinan,” ujar Kepala Madrasah di hadapan peserta upacara.
kedua yang menjadi sorotan utama Kepala Madrasah adalah mengenai kebersihan lingkungan. Beliau menekankan bahwa madrasah adalah rumah kedua bagi siswa, sehingga kenyamanannya menjadi tanggung jawab bersama.
“Madrasah kita adalah tempat kita menuntut ilmu. Ilmu tidak akan berkah jika tempatnya kotor. Saya instruksikan kepada seluruh siswa untuk memiliki mata yang tajam terhadap sampah. Jika melihat plastik atau kertas berserakan di halaman, segera pungut dan masukkan ke tong sampah tanpa harus menunggu diperintah oleh bapak atau ibu guru,” tegas beliau.
Pihak madrasah juga berencana untuk memperketat pengawasan kebersihan di setiap sudut kelas guna memastikan ekosistem belajar tetap sehat, asri, dan mendukung proses belajar mengajar yang kondusif
Hal yang cukup menjadi perhatian serius dalam amanat Kepala Madrasah kali ini adalah instruksi khusus mengenai menjaga kebersihan kamar mandi .Beliau menyampaikan bahwa karakter asli seseorang dapat dilihat dari cara mereka memperlakukan fasilitas umum, terutama toilet.
Siswa diwajibkan menyiram toilet dengan air yang cukup hingga benar-benar bersih setelah digunakan. Menggunakan air dengan bijak dan tidak membiarkan keran mengalir sia-sia.Tidak membuang sampah tisu, pembalut, atau plastik ke dalam lubang toilet yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur .
“Kebersihan kamar mandi adalah cerminan keimanan kita. Sebagai madrasah, kita harus menunjukkan bahwa standar kebersihan kita lebih tinggi. Saya tidak ingin lagi melihat ada toilet yang berbau atau kotor. Mari kita jaga bersama demi kesehatan kita semua,” tambah Tohir dengan tegas.
Mengakhiri amanatnya, Kepala Madrasah mengajak seluruh dewan guru untuk menjadi teladan utama bagi para siswa dalam hal kedisiplinan dan kebersihan. Beliau meyakini bahwa dengan petugas upacara yang cekatan serta lingkungan yang bersih, MIN 5 Asahan akan tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan bermartabat di Kabupaten Asahan.
Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar selama sepekan ke depan. Setelah barisan dibubarkan, para siswa secara tertib bersalaman dengan para guru sebelum memasuki ruang kelas masing-masing .(nm)





