Sinergi Kebugaran dan Kebersihan: MIN 5 Asahan Gelar Sabtu Sehat Melalui Senam dan Gotong Royong

0
132

Hessa Perlompongan (Humas). Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. Pada Sabtu pagi (17/01/2026), madrasah menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai dari siswa, tenaga pendidik, hingga staf kependidikan.

Kegiatan dibuka pada pukul 07.15WIB dengan senam bersama di lapangan utama. Gerakan senam dipandu oleh instruktur yang energik,Syafna Mahzami Hasibuan,S.Pd.,  menggabungkan gerakan motorik untuk melatih koordinasi tubuh siswa dan menyegarkan pikiran para guru setelah sepekan beraktivitas di kelas.

Olahraga pagi ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, serta memastikan seluruh warga madrasah memiliki daya tahan tubuh yang kuat guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

Kepala MIN 5 Asahan  Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M.,menyampaikan bahwa kegiatan Sabtu Pagi ini merupakan bagian dari program pembiasaan hidup sehat. “Gerakan senam ini bukan sekadar olahraga, tapi juga momen untuk mempererat silaturahmi antara siswa dan guru dalam suasana yang lebih santai dan ceria,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Usai melaksanakan senam dan beristirahat sejenak, kegiatan tidak berhenti sampai di situ. Seluruh peserta langsung dikerahkan untuk melakukan aksi gotong royong massal. Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu lidi, , hingga cangkul, mereka bahu-membahu membersihkan seluruh area madrasah,siswa didampingi guru menyisir setiap sudut halaman madrasah untuk mengumpulkan sampah plastik, menyapu dedaunan kering, dan mencabut rumput liar yang mulai menutupi area madrasah.

Dalam gotong royong kali ini ada aksi sebagian guru laki-laki yang melakukan penebangan terhadap beberapa pohon yang dinilai sudah wajib tebang, Penebangan dilakukan terhadap pohon-pohon yang sudah berumur tua, memiliki batang yang keropos, atau dahan yang terlalu rimbun hingga menyentuh kabel listrik dan atap kelas, guna menghindari risiko tumbang saat cuaca ekstrem.

Kayu dan dahan dari hasil penebangan langsung dipotong menjadi bagian kecil untuk dirapikan, sementara ranting dan daunnya dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos atau dibuang ke tempat pembuangan akhir agar tidak menumpuk di halaman.

Kegiatan ini menunjukkan pembagian tugas yang efektif di mana siswa fokus pada kebersihan ringan, sementara guru mengambil peran pada tugas-tugas berat yang memerlukan pengawasan ekstra.

Selain aspek keamanan, penebangan dan pemangkasan ini bertujuan agar cahaya matahari dapat masuk lebih optimal ke area kelas, sehingga lingkungan madrasah menjadi lebih terang dan tidak lembap.

Kepala MIN 5 Asahan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan investasi jangka panjang bagi kenyamanan siswa. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi diyakini mampu menurunkan tingkat stres siswa dan meningkatkan konsentrasi saat menerima pelajaran.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, area halaman MIN 5 Asahan kini tampak lebih luas, hijau, dan asri. Semangat kebersamaan yang terpancar dari wajah para siswa menunjukkan bahwa kesadaran akan kebersihan lingkungan telah mulai tumbuh menjadi budaya di madrasah ini.(nm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here