Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan menggelar kegiatan rutin pembiasaan diri yang berlangsung khidmat di halaman madrasah pada Kamis pagi, 15 Januari 2026. Acara kali ini menjadi istimewa dengan tampilnya dua perwakilan siswa kelas 6 yang menyampaikan pidato bertema pentingnya ilmu dan kebersihan sebagai cermin keimanan.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru, staf, serta ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Penampilan pertama dibuka oleh Aufar Rayyan Sisanto Dalam pidatonya yang bertema pentingnya menuntut ilmu menekankan bahwa ilmu adalah bekal utama bagi setiap muslim untuk derajat yang lebih tinggi di hadapan Allah SWT.
“Ilmu bukan hanya tentang angka di raport, tapi tentang bagaimana kita memahami dunia dan memberikan manfaat bagi orang lain. Sebagai siswa kelas 6 yang akan segera melanjutkan jenjang pendidikan, kita harus haus akan ilmu pengetahuan,” ujar Aufar dengan penuh percaya diri.
Menyambung pesan tersebut, Abdurrahman Habibi tampil membawakan tema Kebersihan Sebagian dari Iman. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak hanya menghafal slogan tersebut, tetapi mempraktikkannya secara nyata di lingkungan MIN 5 Asahan.
“Madrasah kita adalah rumah kedua. Jika kita mengaku beriman, maka membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan kelas adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Lingkungan yang bersih menciptakan hati yang jernih untuk belajar,” tegasnya.
Kepala MIN 5 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M.,dalam arahannya, memberikan apresiasi yang luar biasa atas keberanian dan kemampuan kedua siswa tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan umum sejak dini.
“Apa yang disampaikan anak-anak kita tadi adalah pengingat bagi kita semua. Ilmu dan kebersihan adalah dua pilar penting dalam membentuk karakter siswa madrasah yang unggul dan berakhlakul karimah,” ujar Tohir.
Setelah penyampaian pidato yang membangkitkan semangat tersebut, Acara ditutup dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta didik. Dan pembacaan doa yang diharapkan, pesan yang disampaikan melalui pidato tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan MIN 5 Asahan lingkungan yang lebih asri dan religius.(nm)





