Kisaran (Humas). Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah (MI dan MTs) yang berada di wilayah Zona IV. Kegiatan yang diikuti oleh 35 madrasah ini dipusatkan di MTs Muhammadiyah Sei Apung Jaya pada Selasa (20/01/2026).
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala MTs Muhammadiyah Sei Apung Jaya selaku tuan rumah. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh peserta monev dan tim dari Penmad Kemenag Asahan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan menjadikan madrasah kami sebagai titik kumpul Zona IV. Semoga momentum ini menjadi wadah belajar bersama bagi kita semua,” ungkapnya.
Muri Hamdani, dalam arahannya, menekankan bahwa pelaksanaan monev ini bukan sekadar pemeriksaan administratif semata, melainkan memiliki dua esensi utama yaitu silaturahmi untuk mempererat hubungan antar madrasah di lingkungan Kabupaten Asahan dan kepatuhan terhadap regulasi agar memastikan pelaporan dana BOS dilakukan secara akurat dan transparan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) serta regulasi yang berlaku.
Lebih lanjut, Muri Hamdani mendorong seluruh kepala madrasah untuk aktif melakukan promosi melalui kanal resmi. Beliau mengingatkan bahwa di situs web Seksi Penmad telah tersedia tautan (link) pengiriman berita. “Silakan madrasah mengirimkan berita kegiatannya untuk diinput di web Penmad. Jadikan platform ini sebagai saluran promosi efektif bagi madrasah Bapak/Ibu sekalian,” tambahnya.
Di sela-sela kegiatan monev, dilakukan pula prosesi penyerahan sertifikat kepada 8 madrasah tervalidasi. Penghargaan ini diberikan kepada madrasah yang dinilai paling valid dan disiplin dalam pengelolaan data EMIS serta Verval PD. Penyerahan ini diharapkan menjadi motivasi bagi madrasah lain untuk terus meningkatkan kualitas sinkronisasi data mereka. (mhf)





