Pulu Raja (Humas). Memasuki hari pertama sekolah di bulan suci Ramadan, Perguruan Al-Manaar PTPN IV Pulu Raja langsung tancap gas. Alih-alih bermalas-malasan, para siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MAS) justru memanfaatkan momentum ini untuk memperdalam pengetahuan agama dan pengalaman spiritual.
Pada hari pertama belajar ini, kurikulum madrasah lebih menekankan pada penguatan literasi Al-Qur’an melalui kegiatan tadarus bersama serta penelaahan mendalam terhadap makna bacaan. Tak hanya itu, para siswa juga mendapatkan bimbingan langsung melalui ceramah agama dari ustadz dan ustadzah lokal, serta praktik ibadah harian seperti shalat Dhuha berjamaah.
Kepala MTs Al-Manaar, Saroni, mengungkapkan bahwa program Ramadan tahun ini dirancang agar siswa merasa nyaman dan antusias dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kami berharap dengan program ini, siswa tetap merasa ‘enak’ dan nyaman berpuasa sembari meningkatkan kualitas diri. Target kami adalah tadarus yang mampu mencapai khatam Al-Qur’an, sekaligus menambah wawasan mereka tentang isi kandungan Kitab Suci,” ujar Saroni.
Senada dengan hal tersebut, Kepala MAS Al-Manaar Pulu Raja, Ida Khairani, S.Pd.I, berharap rangkaian kegiatan tahun ini membawa dampak yang lebih luas, baik bagi pribadi siswa maupun bagi nama baik almamater. “Tujuannya jelas, meningkatkan eksistensi perguruan di tengah masyarakat. Kami ingin siswa Al-Manaar menjadi contoh nyata di lapangan,” kata Ida.
Sebagai bagian dari syiar agama, Perguruan Al-Manaar juga dijadwalkan akan melaksanakan Safari Ramadan ke berbagai masjid dan musholla di sekitar wilayah Pulau Rakyat. Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan silaturahmi antara pihak madrasah dengan masyarakat luas. (Sn)





