Tuntaskan Rangkaian Monev BOS 2026, Kemenag Asahan Sambangi Zona Terakhir di MTsS Darussalam Air Joman

0
194

Kisaran (Humas). Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan resmi menutup rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) tahun 2026. Zona ketujuh yang merupakan zona pamungkas ini dipusatkan di MTsS Darussalam Air Joman pada Jumat, 23 Januari 2026.

Kegiatan di zona terakhir ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan kehadiran 37 madrasah dari total 39 madrasah yang dijadwalkan. Kehadiran yang hampir mencapai 100% ini mencerminkan komitmen kuat para kepala madrasah di lingkungan Kemenag Asahan dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan.

Dalam arahannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Asahan menekankan pentingnya literasi regulasi bagi seluruh pengelola dana BOS. Beliau menghimbau agar madrasah tidak hanya terpaku pada kebiasaan lama, namun harus selalu peka terhadap perubahan Juknis (Petunjuk Teknis) yang dinamis.

“Bapak dan Ibu kepala madrasah beserta tim pengelola BOS harus selalu peka terhadap setiap perubahan juknis yang ada. Pemahaman yang mendalam terhadap regulasi adalah kunci agar pelaporan BOS dapat dikerjakan sebagaimana mestinya, tepat sasaran, dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Kasi Penmad di hadapan para peserta.

Selain mengenai dana BOS, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan instruksi strategis terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan tahun 2026. Kasi Penmad mengingatkan kepada seluruh madrasah yang telah terpilih dalam daftar sampling untuk segera bersiap. Madrasah yang namanya tertera pada lampiran undangan yang telah dikirimkan melalui grup WhatsApp (MI, MTs, maupun MA) diwajibkan untuk mengikuti sosialisasi sesuai jadwal yang ditentukan, menghadiri bimbingan teknis (Bimtek) pelaksanaan SPI Pendidikan 2026, memastikan pelaksanaan survei di satuan pendidikan masing-masing berjalan dengan integritas tinggi.

Menutup rangkaian acara, sebagaimana tradisi pada enam zona sebelumnya, Seksi Penmad kembali memberikan apresiasi kepada madrasah yang menunjukkan kinerja administrasi terbaik. Sebanyak 9 madrasah di Zona 7 berhasil meraih sertifikat penghargaan atas keberhasilan mereka dalam melakukan validasi administrasi EMIS dan Verval PD. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas kerja keras operator dan kepala madrasah dalam menyajikan data yang akurat dan tepat waktu, yang menjadi pondasi utama bagi kebijakan pendidikan di Kemenag Asahan.

Dengan berakhirnya kegiatan di Zona 7 ini, seluruh rangkaian Monev BOS di Kabupaten Asahan secara resmi dinyatakan selesai dengan harapan adanya peningkatan kualitas tata kelola keuangan dan data di seluruh madrasah.(mhf)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here